PGAS
BearishPerusahaan Gas Negara Tbk
SENTIMEN 7 HARI
Bearish
62% berita negatif dominan
TOTAL BERITA
113
dari 13 sumber berbeda
BERITA PENTING
9 dari 113
Berpotensi gerakkan harga saham
DIANALISIS AI
113/113
Semua berita sudah diringkas
Eskalasi Geopolitik Memanas, Rupiah Melemah ke Rp 17.989 per Dolar AS, Kamis (11/6)
Melemahnya Rupiah dapat meningkatkan biaya operasional PGAS yang memiliki eksposur utang dalam Dolar AS. Kenaikan biaya bunga dan pokok pinjaman berpotensi menekan profitabilitas perusahaan.
Menerka Konsekuensi Lonjakan Harga Pertamax
PGAS berpotensi tertekan karena lonjakan harga Pertamax dapat mendorong peralihan konsumen ke gas sebagai alternatif energi yang lebih murah. Penurunan permintaan BBM dapat berdampak pada volume penjualan energi PGAS.
ESDM Respons Pemadaman Listrik di Sebagian Jabar hingga Jateng
PGAS berpotensi tertekan karena pemadaman listrik dapat mengurangi permintaan gas industri yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama perusahaan. Penurunan utilisasi pabrik klien akan berdampak langsung pada volume pasokan gas.
Roebuck: Another Phase In the Messy Ceasefire In Iran
PGAS berpotensi tertekan karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan energi global, termasuk gas alam. Gangguan pasokan dapat menyebabkan volatilitas harga dan potensi kenaikan biaya operasional jika sumber pasokan terpengaruh.
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Mendidih
PGAS berpotensi tertekan karena penutupan Selat Hormuz dapat mengganggu pasokan gas alam cair (LNG) yang diimpor. Gangguan pasokan dapat meningkatkan biaya operasional atau ketersediaan bahan baku.
Kurs Dolar AS Hari Ini Menguat Dekati Rp 18.000
PGAS berpotensi terdampak karena sebagian besar kontrak gas alam dan infrastruktur terkait menggunakan patokan harga dalam Dolar AS. Penguatan Dolar akan meningkatkan beban biaya operasional dan pembiayaan perusahaan.
Ada Konflik AS-Iran hingga Harga Minyak, Bursa Asia Dibuka Bervariasi
PGAS berpotensi tertekan karena kenaikan harga minyak mentah global dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan dalam pengadaan gas. Kenaikan biaya ini dapat menekan margin keuntungan jika tidak dapat sepenuhnya diteruskan ke konsumen.
Iran Tutup Selat Hormuz untuk Semua Kapal Usai Serangan Baru AS
PGAS berpotensi tertekan karena penutupan Selat Hormuz dapat mengganggu pasokan gas alam cair (LNG) yang diimpor. Gangguan pasokan dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan.
Oil jumps as U.S. fresh strikes on Iran raise worries of extended disruption to energy flows
PGAS berpotensi tertekan karena kenaikan harga minyak mentah dapat meningkatkan biaya operasional yang terkait dengan energi. Kenaikan biaya bahan bakar untuk armada dan operasional kilang dapat menekan margin perusahaan.
AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak
PGAS berpotensi tertekan karena kenaikan harga minyak dunia dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan, terutama untuk pengadaan gas alam yang harganya seringkali terkait dengan harga minyak. Peningkatan biaya ini dapat menekan margin keuntungan.
Harga Minyak Terkoreksi, Meredanya Konflik Timur Tengah Pangkas Risk Premium
PGAS berpotensi tertekan karena penurunan harga minyak dapat mempengaruhi harga jual gas bumi yang terkait dengan harga minyak. Hal ini berpotensi mengurangi pendapatan perusahaan dari segmen gas.
DPR: Kenaikan Pertamax Pasti Naikkan Inflasi, Stimulus Dikaji
PGAS berpotensi terdampak karena kenaikan harga BBM non-subsidi dapat mendorong peralihan konsumen ke bahan bakar alternatif seperti gas. Hal ini dapat mengurangi permintaan gas untuk industri yang selama ini menjadi sumber pendapatan utama PGAS.
Bursa Asia Melemah, Serangan AS ke Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Sentimen
PGAS berpotensi tertekan karena lonjakan harga minyak mentah dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan, terutama jika sebagian besar pasokan gasnya terkait dengan harga minyak. Kenaikan biaya bahan bakar dan energi akan menekan margin keuntungan.
Harga Minyak Jatuh ke Level Terendah 7 Pekan usai Iran-Israel Hentikan Serangan
PGAS berpotensi tertekan karena penurunan harga minyak mentah dapat mempengaruhi harga jual gas bumi yang terkait dengan harga minyak. Hal ini dapat menekan margin pendapatan perusahaan.
China May wholesale inflation hits near 4-year high on Iran war, AI costs; CPI misses
Kenaikan harga komoditas global, termasuk energi, berpotensi meningkatkan biaya operasional PGAS jika sebagian pasokan energinya berasal dari sumber yang harganya terpengaruh. Hal ini dapat menekan margin keuntungan perusahaan.
Oil Climbs After Fresh US Strikes on Iran Over Helicopter Attack
PGAS berpotensi tertekan karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat mengganggu pasokan minyak mentah global. Gangguan pasokan dapat menyebabkan volatilitas harga minyak yang lebih tinggi, yang berpotensi mempengaruhi biaya operasional PGAS jika ada keterkaitan dengan harga minyak.
Luhut Cs Ingatkan Prabowo Soal Risiko Harga Naik Imbas Dolar Rp 18.000
PGAS berpotensi tertekan karena pelemahan Rupiah dapat meningkatkan biaya utang dalam mata uang asing. Selain itu, jika ada komponen biaya operasi yang berdenominasi dolar, ini akan menambah beban perusahaan.
Pergerakan Dolar AS hingga Tembus Rp 18.200
PGAS berpotensi tertekan karena sebagian biaya operasional dan utang perusahaan dalam mata uang asing. Pelemahan Rupiah akan meningkatkan beban biaya dan bunga perusahaan.
Harga Minyak Membara karena Iran-Israel Saling Serang, Naik 5%
PGAS berpotensi tertekan karena kenaikan harga minyak mentah dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan yang bergantung pada pasokan energi. Kenaikan biaya bahan bakar dapat membebani margin keuntungan.
Stocks Pressured by AI Selloff and Jump in Oil Prices
Kenaikan harga minyak mentah berpotensi meningkatkan biaya operasional PGAS jika sebagian pasokan gasnya terkait dengan harga minyak. Hal ini dapat menekan margin keuntungan perusahaan.
Iran and Israel Exchange Missile Attacks, Imperiling Peace Talks
PGAS berpotensi terdampak oleh ketegangan geopolitik yang dapat mengganggu rantai pasok energi global. Fluktuasi harga energi dan potensi gangguan logistik dapat memengaruhi biaya operasional dan stabilitas pasokan gas.
MAIA: Young: Real Winner from OPEC+ Hike is Russia
PGAS berpotensi tertekan karena kenaikan harga minyak mentah global dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan, terutama jika sebagian besar pasokan gasnya terkait dengan harga minyak. Peningkatan biaya ini dapat menekan margin keuntungan.
7 Hari Terakhir