BBRI
BearishBank Rakyat Indonesia (Persero
FinancialSENTIMEN 7 HARI
Bearish
66% berita negatif dominan
TOTAL BERITA
140
dari 26 sumber berbeda
BERITA PENTING
94 dari 140
Berpotensi gerakkan harga saham
DIANALISIS AI
140/140
Semua berita sudah diringkas
Kenaikan BI Rate dan Yield SBN Turut Menekan Pasar Obligasi Korporasi
Kenaikan BI Rate dan yield SBN menekan biaya dana perbankan. Peningkatan biaya dana yang lebih cepat dari kenaikan yield kredit berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) BBRI.
Jarang Disadari, Ini Ciri-Ciri ATM Dipasang Jebakan Penipuan
BBRI berpotensi tertekan karena skimming ATM meningkatkan risiko kerugian akibat penipuan nasabah. Hal ini dapat meningkatkan provisi kerugian kredit atau biaya operasional penanganan kasus.
Indo Rate Hike Signals Resolve to Ease Angst: Robeco
Kenaikan suku bunga acuan BI secara mendadak berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kemampuan menaikkan suku bunga kredit.
BI Rate Naik ke 5,50%, Ini Beda Efeknya bagi Bank Swasta dan Himbara
Kenaikan BI Rate ke 5,50% berpotensi menekan Net Interest Margin (NIM) bank himbara seperti BBRI. Meskipun memiliki basis dana murah yang kuat, kenaikan biaya dana tetap akan membebani profitabilitas.
Indonesian Bonds Resume Decline as Market Confidence Stays Weak
Kenaikan suku bunga acuan BI yang berkelanjutan menekan margin keuntungan bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank berpotensi naik lebih cepat dibandingkan imbal hasil kredit yang dapat disalurkan.
Posisi Investor Asing Saat IHSG Hijau Cerah
Investor asing mencatat net buy Rp 1,2 triliun di BBRI saat IHSG menguat, menunjukkan kepercayaan pada prospek perbankan. Sentimen positif ini berpotensi mendorong penguatan harga saham BBRI dalam jangka pendek.
Saham BBRI Disorot
Saham BBRI disorot investor karena potensi kinerja yang kuat di tengah kondisi pasar yang dinamis. Hal ini dapat mendorong minat beli dan menopang pergerakan harga saham BBRI dalam jangka pendek.
BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018
Kenaikan suku bunga BI secara mendadak menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kemampuan menaikkan suku bunga kredit.
Stabilkan Rupiah, BI Rate Bisa Naik Lagi Pekan Depan?
Potensi kenaikan BI Rate dapat menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana yang berpotensi naik lebih cepat dari imbal hasil kredit akan mengurangi profitabilitas bank.
Video: BI Rate Naik 75 Bps Dalam Waktu Singkat, Bisa Redam Gejolak?
Kenaikan BI Rate 75 bps akan menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana perseroan berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga kredit, sehingga menekan profitabilitas bank.
BI Respons Potensi Kenaikan BI Rate Lagi: Sedang Dievaluasi
Potensi kenaikan BI Rate akan menekan Net Interest Margin (NIM) perbankan. Biaya dana bank berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga kredit, sehingga menekan profitabilitas.
BI Rate Naik, Akankah Yield SBN 10 Tahun Berbalik Turun?
Kenaikan BI Rate menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan karena biaya dana berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga kredit. Hal ini dapat mengurangi profitabilitas BBRI di tengah kenaikan suku bunga acuan.
BI Kasih Insentif Bank yang Guyur Kredit ke UMKM-Sektor Pangan
BBRI berpotensi diuntungkan karena insentif BI mendorong penyaluran kredit ke UMKM dan sektor pangan. Fokus BBRI pada segmen UMKM akan memperkuat basis nasabah dan potensi pertumbuhan kredit.
Saham Bank BUMN Tiba-Tiba Melejit, DPR dan Danantara Siapkan Buyback, BBTN Terbang 10%
BBRI berpotensi mendapat sentimen positif dari rencana buyback saham Bank BUMN yang diinisiasi DPR dan Danantara. Meskipun tidak secara langsung, sentimen positif sektoral dapat mendorong apresiasi harga saham.
Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik
Kenaikan suku bunga acuan BI berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga pinjaman, mengurangi profitabilitas.
Pijakan Saham BBRI
Saham BBRI menunjukkan pijakan yang kuat di tengah sentimen pasar yang berfluktuasi. Penguatan ini mengindikasikan kepercayaan investor terhadap fundamental perseroan yang stabil dan prospek pertumbuhan jangka panjang.
Bank Respons Kenaikan BI Rate ke 5,50%, Tetap Optimistis Dorong Kredit
Kenaikan BI Rate ke 5,50% berpotensi menekan Net Interest Margin (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan yield kredit.
BI Rate Naik, Angkat Saham Big Bank
Kenaikan BI Rate berpotensi meningkatkan Net Interest Margin (NIM) BBRI, terutama dari segmen kredit UMKM yang sensitif terhadap perubahan suku bunga. Peningkatan NIM ini dapat berdampak positif pada laba bersih BBRI.
Reaksi BBCA, BBRI, BMRI, BBTN seusai BI Mendadak Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50%
Kenaikan BI-Rate menekan Net Interest Margin (NIM) perbankan. Biaya dana BBRI berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kenaikan yield aset produktifnya, terutama pada segmen kredit UMKM.
BRI Soal Kenaikan BI Rate: Jaga Stabilitas Ekonomi
Kenaikan BI Rate berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) BRI karena biaya dana diperkirakan naik lebih cepat dari imbal hasil kredit. Hal ini dapat membatasi pertumbuhan laba bersih BRI di periode mendatang.
Yang Borong Saham BBRI, Harga Bisa ke Sini
Analisis teknikal menunjukkan potensi kenaikan harga saham BBRI ke level Rp 5.500-Rp 5.600 jika berhasil menembus resistance kuat. Hal ini didukung oleh pola grafik yang mengindikasikan momentum bullish jangka pendek.
Alasan yang Bikin BI Tiba-tiba Naikkan Suku Bunga
Kenaikan BI Rate menekan potensi margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga pinjaman, menekan profitabilitas.
Yield SBN Menanjak usai BI Rate Naik, DBS Ingatkan Tantangan Jangka Pendek
Kenaikan BI Rate berpotensi menekan Net Interest Margin (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan yield aset produktif.
Sinyal Siklus Pengetatan 2018 Berulang, BI Rate 5,50% Belum Jadi Akhir
Kenaikan suku bunga acuan BI berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kemampuan menaikkan suku bunga kredit.
Ramalan Sektor Saham Cuan & Boncos Usai BI Rate Naik Jadi 5,5%
Kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,5% berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga kredit.
Ada Potensi Ratusan Miliar Dolar AS Masuk RI dari Family Office
BBRI berpotensi diuntungkan dari masuknya dana kelolaan asing melalui family office. Peningkatan aset kelolaan bank dapat mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis biaya.
Kenaikan BI Rate dan Yield SBN Jadi Strategi Tarik Kembali Modal Asing
Kenaikan BI Rate berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan karena biaya dana diperkirakan naik lebih cepat dari penyaluran kredit. Hal ini dapat mengurangi profitabilitas BBRI dalam jangka pendek.
BI Rate Naik, Bos OJK Bakal Pantau Sektor Perbankan
Kenaikan BI Rate berpotensi menekan Net Interest Margin (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga kredit, sehingga menekan profitabilitas.
Video: BI Rate Mendadak Naik - Efek Dasco Bahas Gejolak Pasar Saham
Kenaikan BI Rate mendadak menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga kredit, menekan profitabilitas BBRI.
BI Rate Naik, Siap-siap Cicilan KPR dan Pinjol Ikut Membengkak!
Kenaikan BI Rate berpotensi menekan Net Interest Margin (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga kredit, sehingga menekan profitabilitas.
BI Tiba-tiba Kerek Suku Bunga, OJK Pantau Dampaknya ke Bank
Kenaikan suku bunga acuan BI berpotensi menekan Net Interest Margin (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan imbal hasil kredit yang disalurkan.
Luhut Puji BI Kerek Suku Bunga ke 5,5%
Kenaikan suku bunga acuan BI berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan imbal hasil kredit.
7 Hari Terakhir