AKRA
BearishAKR Corporindo Tbk
SENTIMEN 7 HARI
Bearish
56% berita negatif dominan
TOTAL BERITA
59
dari 12 sumber berbeda
BERITA PENTING
12 dari 59
Berpotensi gerakkan harga saham
DIANALISIS AI
59/59
Semua berita sudah diringkas
Rupiah Tembus 18.100 per Dolar AS, Ini Kata BI
AKRA berpotensi tertekan karena sebagian besar utang perusahaan dalam denominasi dolar AS. Pelemahan rupiah akan meningkatkan beban bunga dan pokok utang perusahaan.
Rupiah Tutup Pasar Spot di Level Rp18.124/US$
AKRA berpotensi tertekan karena pelemahan Rupiah meningkatkan biaya impor bahan baku dan energi yang diperdagangkan perusahaan. Kenaikan biaya ini dapat menekan margin keuntungan jika tidak dapat sepenuhnya diteruskan ke konsumen.
Harga Minyak Dunia Sentuh US$115 per Barel di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Kenaikan harga minyak dunia berpotensi meningkatkan nilai penjualan produk BBM AKRA. Namun, margin keuntungan dapat tertekan jika harga jual tidak dapat sepenuhnya mengikuti kenaikan harga minyak mentah.
Emiten AKRA Raup Pendapatan Rp 46,53 Triliun
AKR Corporindo Tbk (AKRA) melaporkan pendapatan sebesar Rp 46,53 triliun, menunjukkan kinerja operasional yang kuat. Kenaikan pendapatan ini berpotensi meningkatkan profitabilitas perusahaan dan sentimen positif bagi saham AKRA.
Harga Minyak Turun, Pasar Waspadai Eskalasi Konflik Iran
AKRA berpotensi tertekan karena penurunan harga minyak global dapat mempengaruhi margin keuntungan dari bisnis distribusi bahan bakar minyak. Hal ini dapat menekan pendapatan operasional perusahaan.
Indonesia Pangkas Ekspor Gas, Singapura Serius Kaji Energi Nuklir
AKRA berpotensi tertekan karena sebagai pedagang dan distributor energi, pembatasan ekspor gas dapat mengurangi volume perdagangan gas yang dapat diakses oleh AKRA. Hal ini dapat berdampak pada pendapatan dari segmen bisnis gasnya.
Harga Minyak Dekati US$ 117 per Barel Pekan Ini, Tertinggi sejak April
AKRA berpotensi meraih keuntungan dari kenaikan harga minyak mentah yang dapat meningkatkan margin bisnis distribusi bahan bakar minyaknya. Peningkatan harga jual produk BBM akan berdampak positif pada pendapatan segmen perdagangan dan distribusi AKRA.
Wall Street Ditutup Melemah Imbas Lonjakan Harga Minyak dan Kekhawatiran Belanja AI
Lonjakan harga minyak mentah global dapat meningkatkan biaya bahan baku bagi AKRA, terutama jika perusahaan memiliki lini bisnis yang bergantung pada produk minyak bumi. Peningkatan biaya ini berpotensi menekan margin keuntungan perusahaan.
Harga Minyak Tembus US$ 115, Tertinggi dalam 5 Bulan!
AKRA berpotensi diuntungkan karena segmen perdagangan dan distribusi bahan bakar minyaknya akan mencatat nilai transaksi yang lebih tinggi. Peningkatan harga minyak mentah secara langsung meningkatkan nilai penjualan produk BBM AKRA.
AKRA Raih Kenaikan Laba, Analis Bocorkan Target Harga
AKR Corporindo Tbk (AKRA) melaporkan kenaikan laba yang signifikan, mendorong analis untuk menaikkan target harga sahamnya.
Laba AKR Corporindo (AKRA) Melesat 34% di Kuartal III-2026, Cermati Prospeknya
Laba bersih AKRA melonjak 34% di Q3-2026, melampaui ekspektasi pasar. Kinerja solid ini berpotensi mendorong kenaikan harga saham AKRA karena menunjukkan ketahanan operasional dan profitabilitas yang kuat.
S&P futures slip amid AI-driven tech jitters, oil price spike
Kenaikan harga minyak mentah dapat meningkatkan biaya bahan baku untuk segmen bisnis hilir AKRA, seperti distribusi BBM. Hal ini berpotensi menekan margin keuntungan perusahaan jika tidak dapat sepenuhnya diteruskan ke konsumen.
U.S. oil holds above $100, Brent at five-month high as Iran says it’s prepared for warfare
AKRA berpotensi mengalami kenaikan pendapatan dari segmen perdagangan bahan bakar minyak karena harga jual yang mengikuti harga pasar global. Namun, biaya pengadaan bahan baku juga berpotensi meningkat seiring kenaikan harga minyak.
Bahlil Ungkap Masih Ada Truk Tambang Antre BBM Subsidi
AKRA berpotensi tertekan karena sebagai distributor BBM, kelangkaan BBM subsidi bagi truk tambang dapat mengindikasikan potensi gangguan pasokan yang mempengaruhi rantai distribusi BBM industri.
Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000
AKRA berpotensi tertekan karena sebagian besar impor bahan baku dan energi berdenominasi Dolar AS. Pelemahan Rupiah akan meningkatkan biaya pokok penjualan perusahaan.
Video: Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel
Kenaikan harga minyak mentah berpotensi meningkatkan margin keuntungan AKRA dari bisnis trading dan distribusi BBM. Namun, dampak ini perlu diimbangi dengan potensi kenaikan biaya perolehan persediaan perusahaan.
Laba AKR (AKRA) Melonjak 34% Menjadi Rp 2,21 Triliun per Kuartal III-2026
Laba bersih AKR Corporindo (AKRA) melonjak 34% YoY menjadi Rp 2,21 triliun hingga kuartal III-2026, didorong oleh pertumbuhan pendapatan 43,64%.
HKI Dukung Pemerintah Setop Ekspor Gas Demi Pasokan Industri Domestik
AKRA berpotensi terdampak jika bisnis distribusi gasnya memiliki keterkaitan dengan kontrak ekspor yang dihentikan. Dampak bergantung pada seberapa besar porsi pasokan gas AKRA yang dialokasikan untuk ekspor.
Latest Oil Market News and Analysis for Oct. 23
AKRA berpotensi meraih keuntungan karena kenaikan harga minyak mentah dapat meningkatkan margin bisnis distribusi bahan bakar minyak perusahaan. Peningkatan harga jual produk akan berdampak positif pada pendapatan AKRA.
Oil Stocks Are Looking Stretched to Traders as Earnings Loom
AKRA berpotensi terdampak secara kompleks karena kenaikan harga minyak mentah dapat meningkatkan biaya bahan baku untuk bisnis hilirnya. Namun, ini juga bisa meningkatkan nilai aset dan pendapatan dari bisnis trading energinya.
ESDM Ungkap Dugaan Penimbunan 400 Ribu Liter Solar di Semarang
AKRA berpotensi tertekan karena dugaan penimbunan solar dapat memicu pengetatan distribusi BBM oleh pemerintah. Hal ini dapat mengurangi volume penjualan BBM industri AKRA yang merupakan bagian dari bisnis distribusinya.
Nasdaq 100 Drops 3% as Risk-Off Dominates With Oil Prices Rising
Kenaikan harga minyak mentah global dapat meningkatkan nilai penjualan produk BBM AKRA yang berbasis harga pasar. Hal ini berpotensi mendorong pendapatan perusahaan, meskipun biaya operasional juga perlu diperhatikan.
Kisruh BBM Mengancam Industri Pariwisata, Biaya Logistik hingga Picu Inflasi
AKRA berpotensi tertekan karena sebagai distributor BBM, gangguan pasokan dapat membatasi volume penjualan dan meningkatkan biaya logistik distribusi. Hal ini berdampak langsung pada pendapatan dan profitabilitas.
Oil Market Crunch Could Happen in Months: BofA's Blanch
AKRA berpotensi terpengaruh oleh volatilitas harga energi global yang dapat mempengaruhi margin bisnis distribusi bahan bakar dan kimia. Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan biaya operasional namun juga potensi pendapatan dari volume penjualan.
Serangan di Saudi Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia
AKRA berpotensi diuntungkan dari kenaikan harga minyak dunia, terutama pada segmen bisnis perdagangan dan distribusinya. Peningkatan harga komoditas ini dapat meningkatkan nilai transaksi dan margin keuntungan pada unit bisnis terkait.
Airlangga Prediksi Rata-rata Harga Minyak Mentah RI Melonjak Jadi US$95
AKRA berpotensi diuntungkan dari kenaikan harga minyak mentah yang dapat meningkatkan margin bisnis trading dan distribusi bahan bakar minyak. Peningkatan harga komoditas energi secara umum akan berdampak positif pada kinerja operasional AKRA.
Benchmark Harga Minyak Timteng Turun ke Level Terendah 3 Bulan
AKRA berpotensi terdampak karena segmen perdagangan bahan bakar minyaknya terkait erat dengan harga minyak dunia. Penurunan harga minyak dapat menekan margin keuntungan dari penjualan BBM.
Krisis Energi Dunia Berlarut, Amankah Target ICP US$75 pada 2027?
AKRA berpotensi tertekan karena segmen trading dan distribusi bahan bakar minyaknya dapat terpengaruh oleh volatilitas harga minyak mentah global. Target ICP yang lebih rendah dapat mengindikasikan tekanan pada harga jual produknya.
Marak Serangan Kapal dan Ancaman Pasokan di Timur Tengah, Harga Minyak Meroket
AKRA berpotensi mengalami dampak ganda dari kenaikan harga minyak. Sisi trading bahan bakar mungkin diuntungkan oleh harga jual yang lebih tinggi, namun biaya operasional dan logistik juga akan meningkat.
7 Hari Terakhir