DailyIHSGBerita & Sentimen Pasar Indonesia

BMRI

Bullish

Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Financial

SENTIMEN 7 HARI

Bullish

61% berita positif dominan

TOTAL BERITA

49

dari 28 sumber berbeda

BERITA PENTING

35 dari 49

Berpotensi gerakkan harga saham

DIANALISIS AI

49/49

Semua berita sudah diringkas

Berita Terbaru

30 hari terakhir · 15 artikel


BearishAIDampak makro
Bloomberg Markets· MACRO

Few Places to Hide as Bond Selloffs Continue

Kenaikan yield US Treasury berpotensi menekan valuasi saham perbankan. Kenaikan biaya dana bank dapat terjadi jika suku bunga acuan domestik mengikuti tren kenaikan global.

Dampak AI6.0/10
sekitar 9 jam yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Bloomberg Technoz· MACRO

Inflasi Paksa Bank Sentral Dunia Ambil Langkah Hawkish

Kenaikan suku bunga acuan global berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank diperkirakan naik lebih cepat dibandingkan kenaikan suku bunga pinjaman.

Dampak AI7.0/10
sekitar 10 jam yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
IDX Channel· MACRO

Sinyal Bunga The Fed dan Risiko Fiskal Domestik Masih Bayangi Rupiah Hari Ini

Potensi kenaikan suku bunga The Fed dapat menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan karena biaya dana berpotensi naik lebih cepat dari penyaluran kredit. Hal ini dapat membatasi pertumbuhan laba bersih bank.

Dampak AI5.0/10
sekitar 11 jam yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Bloomberg Markets· MACRO

Global Bond Selloff Sends 10-Year Treasury Yields to Cusp of 5%

Kenaikan yield obligasi global dapat mendorong Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas. Kenaikan suku bunga dapat menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan.

Dampak AI4.5/10
sekitar 13 jam yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Bloomberg Technoz· MACRO

Inflasi IHP AS Melonjak, Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Potensi kenaikan suku bunga acuan global akibat inflasi AS dapat membebani biaya dana perbankan. BMRI berisiko mengalami tekanan pada margin bunga bersih (NIM) akibat kenaikan biaya deposito.

Dampak AI7.0/10
sekitar 14 jam yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
IDX Channel· MACRO

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.547 per USD, Berikut Sentimen Pemicunya

Melemahnya Rupiah dapat meningkatkan biaya dana bagi bank karena potensi kenaikan suku bunga acuan untuk menstabilkan nilai tukar. Hal ini berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) BMRI.

Dampak AI7.0/10
1 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Bloomberg Markets· MACRO

PGIM's Neiss Says 10-Year Yields Above 5% Not 'Implausible'

Kenaikan yield obligasi AS dapat mendorong Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Kenaikan suku bunga acuan akan meningkatkan biaya dana bagi perbankan, menekan margin bunga bersih (NIM).

Dampak AI5.0/10
1 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Emiten News· MACRO

Dolar Mantap di 98,8, Peluang Suku Bunga Fed Naik 60%

BMRI berpotensi tertekan karena kenaikan suku bunga acuan The Fed dapat mendorong Bank Indonesia untuk turut menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga akan meningkatkan biaya dana bank dan menekan margin bunga bersih (NIM).

Dampak AI4.5/10
1 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Emiten News· MACRO

Yield Obligasi AS 10 Tahun Tembus 4,85%, Ancam SBN Indonesia

Kenaikan yield obligasi AS berpotensi mendorong investor asing menarik dananya dari SBN Indonesia, yang dapat meningkatkan biaya dana perbankan. BMRI bisa mengalami tekanan pada NIM jika biaya dana wholesale naik lebih cepat dari kemampuan menaikkan suku bunga kredit.

Dampak AI5.0/10
1 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Emiten News· MACRO

IHSG Rabu Turun Tipis 0,12 Persen, 3 Big Banks Anjlok, BBCA Terdalam

BMRI berpotensi tertekan seiring dengan anjloknya saham bank besar lainnya, menunjukkan adanya sentimen negatif yang meluas di sektor perbankan. Penurunan ini dapat dipengaruhi oleh persepsi pasar terhadap risiko yang dihadapi bank-bank besar.

Dampak AI7.0/10
2 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Emiten News· MACRO

Kenaikan Suku Bunga dan Minyak Global Juga Tekan Harga Emas

BMRI berpotensi tertekan karena kenaikan suku bunga acuan global akan mendorong kenaikan biaya dana (cost of funds) bagi perbankan. Kenaikan biaya dana yang lebih cepat dari kenaikan yield kredit dapat menekan margin bunga bersih (NIM) BMRI.

Dampak AI7.0/10
3 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Bloomberg Markets· MACRO

SocGen’s Bokobza Says 5.5% Treasury Yield Would Crack Equities

Kenaikan yield US Treasury ke 5.5% dapat menekan valuasi ekuitas secara global, termasuk perbankan besar seperti BMRI. Biaya dana yang lebih tinggi berpotensi membatasi ruang ekspansi kredit dan menekan margin keuntungan bank.

Dampak AI5.0/10
4 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
Readers.id· SECTOR

IHSG Menutup Perdagangan Saham Perbankan Melemahal 7 September 2026

BMRI berpotensi tertekan karena kenaikan suku bunga acuan BI dapat meningkatkan biaya dana perseroan. Hal ini berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) BMRI, meskipun basis dana murahnya yang kuat dapat memitigasi dampak.

Dampak AI5.5/10
4 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
kontan.co.id· SECTOR

Saham Bank Kompak Melemah, Ini Sentimen Penggeraknya di Pekan Ini

BMRI berpotensi tertekan karena kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia dapat meningkatkan biaya dana (cost of funds) bagi bank. Dampak pada NIM akan bergantung pada komposisi dana murah dan kredit perusahaan.

Dampak AI6.0/10
4 hari yang laluBaca →
BearishAIDampak makro
IDX Channel· MACRO

Data Inflasi dan Prospek Suku Bunga Uji Wall Street Pekan Ini

Potensi kenaikan suku bunga acuan BI sebagai respons inflasi dapat menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan. Biaya dana bank berpotensi naik lebih cepat dibandingkan kenaikan imbal hasil aset produktif.

Dampak AI7.0/10
5 hari yang laluBaca →